16 December 2012

Kedudukan dan Letak Sosiologi Hukum Dibidang Ilmu Pengetahuan

Ilmu Sosiologi merupakan salah satu dari cabang ilmu hukum
Menurut Soerjono Soekanto, sosiologi hukum adalah cabang ilmu hukum yaitu ilmu hukum tentang kenyataan. Pendapat ini dilandaskan pada pengertian tentang disiplin yaitu suatu ajaran tentang kenyataan yang meliputi :
  • Disiplin analitis : psikologi, sosiologi
  • Disiplin hukum (perspektif): ilmu hukum normative dan kenyataan (ilmu hukum kenyataan, antropologi hukum, sosiologi hukum)

Hukum secara sosiologi merupakan suatu lembaga kemasyarakatan yang diartikan sebagai suatu himpunan kaidah-kaidah, nilai-nilai dari bentuk perikelakuan yang berkisar pada kebutuhan kebutuhan pokok manusia dan saling mempengaruhi. Sosiologi hukum merupakan efek atau akibat dari inti pemikiran-pemikiran tersebut.
Aliran hukum alam (Grotius, Aquinas, Aristoteles)
  • Hukum dan moral
  • Kepastian hukum dan keadilan menjadi tujuan dari sistem hukum
Madzhab formalisme (austin, kelsen)
  • Logika hukum
  • Fungsi keajegan dari pada hukum
  • Peranan formal dari petugas hukum
Mazhab kebudayaan dan sejarah (Maine, Carl von savigny)
  • Kerangka budaya dari hukum, termasuk hubungan antara hukum dan sistem nilai-nilai
  • Hukum dan perubahan-perubahan sosial
Aliran utilitarianisme dan sociological jurisprudence (J. Bentham, Jhering, Eurlich, Pound)
  • Konsekuensi konsekuensi sosial dari hukum ( w. Friedman )
  • Pemakaian yang tidak wajar dari pembentuk undang-undang
  • Penggolongan tujuan-tujuan mahluk hidup dan tujuan-tujuan sosial
Aliran sociological jurisprudence (Eurlich, Pound) dan legal realism (frank, llewellyn, holmes)
  • Hukum sebagai alat atau mekanisme pengendalian sosial
  • Faktor-faktor politis dan kepentingan dalam hukum, termasuk hukum dan lapisan atau stratifikasi sosial
  • Hubungan antara realitas atau kenyataan hukum dengan hukum yang tertulis
  • Hukum dan kebijakan-kebijakan hukum
  • Segi perikemanusiaan dari hukum
  • Studi tentang segala keputusan pengadilan dan pola-pola perikelakuannya

Ilmu Sosiologi hukum adalah salah satu cabang dari ilmu Sosiologi
Menurut Satjipto Rahardjo menyatakan bahwa sosiologi hukum adalah merupakan cabang sosiologi yaitu sosiologi bidang hukum. Ilmu yang mempelajari fenomena hukum, dari pendapatnya tersebut dibawah ini dipaparkan beberapa karakteristik dari studi hukum secara sosiologis
  • Memberikan penjelasan mengenai praktek-praktek hukum baik oleh para penegak hukum begitu juga masyarakat. Jika praktek-praktek tersebut dibedakan ke dalam pembuatan peraturan per undang-undangan, penerapan dan pengadilan berarti, sosiologi hukum juga mempelajari, bagaimana praktek pelaksanaan yang terjadi pada tiap-tiap kegiatan hukum tersebut.
  • Senantiasa menguji kebenaran empiris dari suatu peraturan atau pernyataan hukum, apabila hal itu dirumuskan dalam suatu pertanyaan, pertanyaan itu adalah : bagaimanakah dalam kenyataannya peraturan tersebut?, apakah kenyataan memang seperti tertera pada bunyi peraturan? Terdapat suatu perbedaan yang bvesar antara pendekatan tradisional yang normative dan pendekatan sosiologis yaitu bahwa yang pertama menerima saja apa yang tertera pada aturan hukum, sedang yang kedua senantiasa menguji dengan data empiris.
  • Berbeda dengan ilmu hukum, sosiologi hukum tidak melakukan penilaian terhadap hukum. Perilaku yang mematuhi hukum dan yang menyimpang dari hukum sama sama merupakan objek pengamatan yang setaraf. Sosiologi hukum tidak membedakan dalam menilai yang satu lebih dari yang lain. Perhatiannya terutama hanyalah pada memberikan penjelasan terhadap objek yang dipelajari. Sosiologi hukum tidak memberikan penilaian, melainkan mendekati hukum dari segi objektivitas semata dan bertujuan untuk memberikan penjelasan terhadap fenomena hukum yang nyata

Related Post



No comments:

Post a Comment

Bila Anda suka artikel ini, mohon tinggalkan KOMENTAR, SHARE dan di tunggu KUNJUNGAN BERIKUTNYA. Regards